276 SSB Perebutkan Tiket ke Gothia Cup 2014 Swedia

    0
    324

    JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
    Liga Grassroots Kreasia (LGK) U-12 kembali digelar untuk ketiga kalinya. Tahun ini sebanyak 276 Sekolah Sepakbola (SSB) akan bertanding memperebutkan tiket ke Swedia guna tampil di t Gothia Cup 2014 mendatang.

    Turnamen yang digelar Kreasia Indonesia ini merupakan ajang ketiga yang dilaksanakan di Indonesia. Untuk tahun ini sebanyak 20 tim yang berasal dari beberapa wilayah-wilayah di Indonesia jadi tuan rumah.

    Ke-20 tim tersebut ialah Aceh, Medan, Palembang, Pekanbaru, Lampung, Jakarta, Bogor-Depok-Bekasi, Tangerang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Lombok, Samarinda, Pontianak, Makassar, Manado, dan Jayapura.

    Nantinya dari masing-masing wilayah tersebut akan bersaing untuk mencari peringkat pertama untuk lolos ke babak selanjutnya. Mereka akan bertarung kembali di seri nasional diselenggarakan di Jakarta pada Mei 2014 untuk dikirim ke ajang Gothia Cup di Swedia pada 13-20 Juli 2014.

    “Kali ini memang peserta SSB lebih banyak. Ada 276 SSB yang ikut serta dari 20 kota di Indonesia. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu.Penyelenggaraan di masing-masing wilayah sebenarnya sudah dilakukan, tapi tidak serempak. Karena kesiapan masing-masing kota berbeda,” terang Direktur Turnamen Liga Grassroots Kresia U-12 Bregas Harapan Rochadi kepada wartawan, diJakarta, Jumat (15/11).

    “Saya harapkan Maret sudah selesai. Dan kemudian pemenang dikirim ke Jakarta untuk dipemberangkatkan ke Gothia Cup,” tambahnya.

    Ketua Umum PSSI Djohar Arifin sangat mendukung penuh ajang tersebut. Dia berharap melalui turnamen itu dapat membantu PSSI untuk mencari pemain-pemain berbakat yang bisa disalurkan ke tim nasional.

    “Anak-anak di Indonesia mempunyai mimpi untuk bisa menjadi pemain bola. Kami akan mendukung penuh pihak-pihak yang ingin membina usia muda. Adanya turnamen ini para pemain bisa menunjukkan kemampuannya. Sehinga PSSI bisa memanfaatkan mencari pemain yang berpotensi,” jelas Djohar yang juga pernah menjabat Asmen II Kemenpora itu.

    “Lewat ajang seperti ini dengan mudah membantu kami mencari pemain-pemain dari daerah yang mempunyai kemampuan luar biasa. Nantinya, bisa dilanjutkan ke timnas sesuai under, U-12, atau U-16, U-18 dan seterusnya,” tambah mantan Sekjen KONI Pusat ini. TOR-05

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here