Barongsai Berjuang Masuk PON

    0
    498

    TANGSEL-(TribunOlahraga.com)

    Setelah resmi diterima menjadi anggota KONI pada rapat anggota KONI Pusat, media Pebruari lalu di Bandung, Jabar, kini Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) berjuang agar cabang olahraga barongsai dipertandingkan di PON.

    ‘’Kami sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena perjuangan barongsai menjadi anggota KONI Pusat sudah berhasil. Ini artinya barongsai sudah menjadi keluarga besar KONI Pusat dan olahraga Indonesia,’’kata Ketua Bidang Pertandingan PB.FOBI, Andren Kurniawan di sela-sela pembukaan Kejuaraan Internasional Lion Dance 2013 di Alam Sutera Living World Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Sabtu, (20/4).

    Menurut Andre, perjuangan menjadi anggota KONI Pusat sungguh tak mudah. Oleh karenanya, setelah resmi menjadi anggota KONI Pusat ini, langkah selanjutnya adalah akan lebih mengembangkan olahraga barongsai ke seluruh Indonesia.

    ‘’Cita-cita kami memang barongsai menyebar ke seluruh Indonesia. Olahraga ini tak hanya bicara olahraga juga ada nilai-nilai budaya dan moral,’’tambahnya.

    Kejuaraan “First International Lion Dance Championship” 2013 ini seperti dikatakan Andre dimaksudkan untuk mempopulerkan cabang olahraga barongsai ke berbagai elemen masyarakat.

    Kejuaraan yang berlangsung hingga Minggu, (21/4) ini diikuti 16 tim dari  enam negara yakni, Cina, Malaysia, Singapura, Hongkong dan Indonesia sebagai tuan rumah Indonesia. Total hadiah uang yang diperebutkan adalah 13.500 dolar AS.

    FOBI sendiri menaungi lima organisasi barongsai di Indonesia yakni Persobarin, Pernabi, ALBSI, PLBB, ALBA. Ketua umum FOBI dijabat Dahlan Iskan.

    Andrean juga menjelaskan bahwa kejuaraan tersebut juga dapat menjadi ajang persiapan bagi insan barongsai seperti atlet, pelatih, pembina hingga pengurus daerah untuk mengasah kemampuannya.

    “Apalagi, barongsai direncanakan dipertandingkan pada PON tahun 2016 di Jawa Barat,” katanya menjelaskan.

    Sementara itu Ketua Panitia, Haris Chandra menambahkan dari Indonesia akan menampilkan delapan tim, di antaranya juara dunia HUT Kemerdekaan Cina sekaligus juara nasional, Kong Ha Hong.

    Peserta lainnya tim Hong Teik Alor Star dan juara 34 kali tim Kun Seng Keng dari Malaysia.

    “Kejuaraan ini bukan kompetisi biasa, tetapi sengaja kami siapkan berskala internasional,” ujar Haris Chandra.TOR-02

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here