Bonus Buat Atlit Kontingen DKI

    0
    323

    JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

    Kabar gembira untuk atlet peraih medali Popnas XII/2013 kontingen DKI Jakarta, karena segera akan disiram bonus. Berapa jumlahnya, masih belum bisa ditentukan.
    “Tapi yang jelas saya pastikan, jumlahnya lebih besar dibanding Popnas yang lalu. Jangan dibilang bonus ya, lebih enaknya disebut uang pembinaan, karena mereka adalah masih pelajar,” ujar Kadisorda DKI, Drs.H.Ratiyono, Kamis (19/9) malam.
    Pihaknya menyambut gembira kesuksesan DKI Jakarta yang hampir dipastikan meraih gelar juara umum. “Beberapa cabor bikin kejutan yang luar biasa, seperti karate dan renang, banyak sekali menyumbang medali emas. Oleh sebab itu, kami akan memprioritaskan beberapa cabor unggulan yang memenuhi targetnya, tanpa harus melalaikan perhatian terhadap cabor lainnya,” papar Ratiyono.
    Dia juga menandaskan, melihat potensi karate dan tinju, pihaknya sedang mengkaji agar kedua cabor tersebut bisa masuk di PPLP yang berpusat di Ragunan Jakarta Selatan.
    Sampai kemarin,  DKI telah mengoleksi 55 medali emas, 39 perak dan 32 perunggu. Emas terakhir dipersembahkan, Stela Maala setelah di final mengalahkan atlet Papua Barat, Adela dengan angka.
    Cabang adu jotos ini masih memungkinkan untuk menyumbang 2 medali emas lagi, menyusul petinju DKI lainnya, Orlando dan Randy ‘Thole’ menembus final yang akan menjalani duel Jumat (20/9) besok.
    Posisi kedua ditempati kontingen Jatim dengan 38 emas, 40 perak dan 38 perunggu. Jawa Barat membuntuti di posisi ketiga setelah mengumpulkan 24 emas, 22 perak dan 48 perunggu.
    Sementara Jawa Tengah masih menempel ketat kontingen Jabar dengan 23 emas, 18 perak dan 18 perunggu di posisi empat. Sumbar mengurut di posisi 5 masing 10 emas, 8 perak dan 15 perunggu. Sedang Kaltim mengoleksi 7 emas, 12 perak dan 8 perunggu, menempel ketat kontingen Riau yang juga mengoleksi 7 emas, 11 perak dan 14 perunggu.
    Tuan rumah DKI sendiri dalam Popnas ini menurunkan 265 atlet. “Saya bangga melihat prestasi atlet-atlet muda DKI dan juga daerah lain tentunya. Karena di tangan atlet-atlet muda inilah masa depan prestasi olahraga Indonesia ditentukan. Popnas inilah merupakan ajang jenjang karir dan prestasi atlet-atlet muda yang notabenenya harus pelajar,”tutur Ratiyono.TOR-05

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here