Dahlan Iskan Siap Pimpin PTMSI

    0
    481

    Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI), masih mencari tokoh yang dianggap bisa menjadi ketua umum. Dari sekian banyak nama yang beredar, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan dianggap sebagai figur yang pas.

    Dahlan Iskan pun bersedia memimpin PTMSI,  sebagai wujud kencitaannya kepada tenis meja Indonesia. Namun big bos Jawa Pos Group itu siap menjadi Ketua Umum PTMSI dengan dua syarat.

    “Saya bersedia menjadi Ketua Umum PB PTMI, tapi dengan dua syarat. Pertama saya harus mundur sebagai Ketua Umum Persobarin (Persatuan Seni dan Olahraga Barongsai Indonesia)dan Ketua Umum PB Gabsi (Gabungan Bridge Seluruh Indonesia),” ujar Dahlan Iskan yang didampingi Ketua Panitia Turnamen Tenis Meja Nasional Piala Dahlan Iskan I/2013 Robert Njo ketika membuka secara resmis lejuaraan tersebut di Galaxy Sport Hall¬† Anc ol, Sabtu (12/10).

    Menurutnya, kalau ia masih tetap menjadi Ketua Umum PB Gabsi dan PB Persobarin, maka akan menyalahi aturan AD/ART KONI Pusat, karena tidak mungkin seseorang memimpin tiga induk organisasi olahraga sekaligus.

    Mantan Dirut PLN ini berjanji jika dirinya terpilih sebagai Ketua Umum PB PTMSI akan memperbanyak kompetisi-kompetisi, terutama di daerah. Dengan makin banyak kompetisi yang digelar, maka makin banyak atlet berprestasi yang muncul.

    Seperti diketahui hingga kini PTMSI tanpa pemimpin menyusul mundurnya Thahir MBA sebagai Ketua Umum. Thahir terpaksa mundur karenanya adanya mosi tidak percaya dari para pengurus provinsi (Pengprov).

    Sementara itu, Robert Njo dalam acara pembukaan Turnamen Dahlan Iskan, mengatakan, berangkat dari makin terpuruknya prestasi olahraga tenis meja beberapa tahun ini, membuat ia dan beberapa rekan-rekannya menggelar turnamen ini.

    “Coba Anda perhatikan betapa tingginya animo masyarakat mengikuti turnamen yang kita gelar dengan 54 meja. Bahkan, ada peserta asing dari Singapura, China, dan Taiwan,” ujar Robert.

    Ke depan, kata Robert, pihaknya akan menggelar turnamen serupa di beberapa daerah. “Mungkin akan kita gelar di kota Medan, Surabaya atau Makassar. Semakin banyak kompetisikan semakin bagus. Selain itu, kita juga ingin menggugah beberapa pihak lain seperti pihak BUMN supaya peduli dengan olahraga, terutama tenis meja,” harap pria asal Kota Sidikalang, Sumut ini.

    Dua petenis meja asal kota Surabaya, Khusnul dan Aisyah, pun menyambut gembira ada turnamen Dahlan Iskan Cup. “Senang ada turnamen. Selama ini kan sudah mulai jarang ada turnamen semacam ini. Katanya juga bakal digelar di Surabaya. Kami pun bertambah senang jika itu sampai terwujud. Artinya, kita siap berkompetisi dengan atlet dari luar Surabaya atau Jatim,” ujar Khusnul yang diamini Aiysah. TOR-05

     

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here