FIFA Minta Sepakbola Indonesia Jaga Stabilitas

    0
    313

    JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
    Federasi sepakbola internasional (FIFA) minta sepakbola Indonesia menjaga stabilitas organisasi. Karena hanya demikian, upaya meningkatkan prestasi sepakbola sebuah negara akan mudah tercapai. Oleh karenanya, FIFA secara terus menerus memantau dan memberikan advis kepada PSSI dalam mengendalikan persepakbolaan di Indonesia.

    FIFA menganggap situasi sepakbola Indonesia sudah stabil pascakonflik yang terjadi dalam tiga tahun terakhir. Seperti diketahui, sejak 2010 hingga Maret 2013 sepakbola Indonesia selalu diliputi konflik dalam tubuh organisasi PSSI.

    Imbasnya, terjadinya dualisme kompetisi hingga level tim nasional. Namun, dalam kunjungannya ke Indonesia, Manajer Anggota Asosiasi FIFA James Johnson mengungkapkan kondisi saat ini sudah stabil. Maka itu, FIFA pun menyetujui proyek FIFA Performance Program yang diajukan oleh PSSI sekitar tiga bulan lalu kepada FIFA.

    Dalam program tersebut ada tiga hal penting yang dibahas FIFA bersama PSSI untuk peningkatan sepakbola Indonesia. Yaitu, governance (tata kelola organisasi), manajemen, serta pengembangan teknik. Nantinya, FIFA akan memberikan bantuan untuk tiga pengembangan tiga hal tersebut.

    “Tujuan dari program ini untuk meningkatkan kapasitas di tiga hal itu. Setelah dua hingga tiga tahun terakhir, kami mengerti kesulitan Indonesia. Situasi saat ini cukup stabil dan menurut kami ini cukup bagus,” kata Johnson, dalam sesi jumpa pers di kantor PT Liga Indonesia, Jakarta, Selasa (17/12) petang.

    Dalam lima hari terakhir, selain memberikan asistensi kepada PSSI, FIFA juga bertemu dengan perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga maupun pihak sponsor dan klub-klub Indonesia.

    FIFA sendiri dalam kunjungannya kali ini diwakili Johnson, Kim Chon Lim (Instruktur FIFA), Domeka Garamendi (Development Officer FIFA), Satoshi Saito (FIFA Consultant), dan Frederic Guillemont (Senior Manager Performance Management FIFA). Ada pula perwakilan dari AFC yakni Sanjeevan Balasingam (Director Member Association AFC).

    “Indonesia sangat potensial. Memang saat ini, mereka belum menjadi yang terbaik di sepakbola, tapi ke depannya kami meyakini Indonesia bisa lebih jauh berkembang dengan potensi yang dimiliki,” Johnson menjelaskan.

    Sementara itu, Sekjen PSSI Joko Driyono mengatakan interaksi dengan FIFA dan AFC saat ini dilakukan supaya PSSI menatap era prestasi secepatnya. “Sehingga bisa mencapai target baik internal maupun keorganisasian. Program ini akan dijalani dalam waktu empat tahun, dan ada evaluasi tiap tahun,” ucap Joko.TOR-02

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here