Icuk Pertanyakan Pengiriman 16 Pebulutangkis Muda Latihan di Korsel

    0
    401

    JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
    Juara dunia 1983 Icuk Sugiarto mempertanyakan kebijakan PBSI mengirimkan 16 pebulutangkis muda berlatih di Korsel. Apalagi para atlet muda itu adalah juara-juara master yang lebih membutuhbkan pertandingan berkualitas.

    ”Dan saya dengar para atlet muda ini hanya diikutkan dalam program coaching clinick, ini kan kurang tepat. Lebih baik mereka itu diikutkan dalam sebuah turnamen berkualitas sehingga kemampuannya lebih terasah,”kata Icuk kepada TribunOlahraga.com, Jumat, (8/1) di Senayan Jakarta.

    Seperti diketahui memang eam belas atlet muda bulu tangkis dari enam klub bulu tangkis nasional akan mengikuti latihan bersama di Hanium Sport and Culture Center Korea Selatan pada 1-7 Februari mendatang.

    “Program ini mempererat hubungan antara Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia dan Badminton Korea Association (BKA). Kami juga berusaha membagi ilmu bagaimana memajukan bulu tangkis antara kedua negara,” kata Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI Bambang Roedyanto seperti dikutip Tim Humas dan Media Sosial PBSI, Jumat.

    Enam belas atlet yang akan mengikuti latihan di Korea Selatan itu merupakan para pemenang peringkat pertama dan kedua ajang Victor Junior Master 2014 kelompok U-19.

    Latihan bersama di Korea Selatan itu merupakan tindak lanjut nota kesepahaman antara PBSI dan BKA pada Juni 2014 dan para peserta akan berangkat pada 31 Januari 2015.

    “Kami berharap para pebulutangkis Indonesia dapat belajar dari sistem latihan di Korea yang umumnya harus bangun pagi dan bersiap ala militer,” kata Roedy.

    Sepuluh atlet muda yang akan mengikuti latihan bersama yaitu Redy Perdana (PB SGS PLN Bandung) dan Enzi Shafira (PB Mutiara Cardinal Bandung) untuk tunggal putra, Priskilia Siahaya (PB Exist Jakarta) dan Lyanny Mainaky (PB Putra Mainaky) untuk tunggal putri, Alwi Mahardika/Geovani Diky (PB Exist Jakarta) dan Franky Wijaya Putra/Sabar Karyawan Gutama (PB Exist Jakarta) untuk ganda putra.

    Kemudian, Apriani Rahayu/Jauza Fadhila Sugiarto (PB Pelita Bakrie Jakarta) dan Linda Mutiara Pertiwi/Sinta Arum (PB Mutiara Cardinal Bandung) untuk ganda putri dan Tedi Supriadi/Mychelle Chrystine Bandaso (PB Djarum Kudus) dan M. Aria Wijaya/Monica Ngilu (PB Mutiara Cardinal Bandung) untuk ganda campuran.

    Selain 16 atlet itu, tiga orang pelatih dari klub PB Djarum Kudus, PB Exist Jakarta, dan PB SGS PLN Bandung juga bergabung dalam latihan bersama di Korea Selatan karena atlet-atlet dari ketiga klub itu mendominasi posisi teratas di berbagai kelompok pada ajang Victor Junior Master 2014.

    “Kerja sama ini tidak akan berakhir hanya dari latihan bersama. Selanjutnya akan ada latihan bersama untuk para pemain senior dan penyelenggaraan turnamen beregu junior, semacam pertandingan persahabatan,” kata Roedy.

    Roedy menambahkan kerja sama persatuan bulu tangkis kedua negara itu telah terjalin saat tim junior Korea menjalani latihan bersama di Pelatnas Cipayung Jakarta pada Agustus 2014. TOR-08

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here