Indonesia & Malaysia Berbagi Angka

    0
    917

    SURABAYA-(TribunOlahraga.com)

    Indonesia yang sebelumnya berhasil menyapu Singapura dan Vietnam tertahan setelah dimbangi Malaysia 2-2 pada penyisihan Piala Axiata 2013 di DBL Arena Surabaya, Sabtu.

    Setelah unggul 2-0 melalui tunggal putri Bellaetrix Manuputy dan tunggal putra Tommy Sugiarto, ganda campuran Indonesia M. Rijal – Debby Susanto dan ganda putra Hendra Setiawan – Ryan Saputro kalah dari Malaysia.

    Setelah laga, Hendra Setiawan mengakui tidak tampil maksimal. “Tidak ada¬†feel-nya aja tadi, kalau latihan sering di Pelatnas, tapi tadi entah kenapa belum dapet aja,” akunya.

    Hendra yang bisanya berpasangan dengan Ahsan ini menyebutkan sudah beberapa kali menjalani latihan dengan Ryan, namun tidak berhasil menemukan ritme permainan mereka.

     

    “Sudah beberapa kali melawan pemain Malaysia ini, tapi tadi mereka memang kuat sih,” ucapnya.

    Ryan-Hendra tampak keteteran dengan tekanan yang dilancarakan Boong Heong-Kien Keat –runner up Kejuaraan Dunia 2010–. Mereka banyak mengembalikan bola-bola tanggung yang memudahkan Boong Heong-Kien Keat.

    Pada game kedua, Indonesia sempat menahan “deuce” hingga enam kali, namun akhirnya poin jatuh kepada Malaysia yang menutup game dengan 24-26. Hendra sempat memprotes wasit yang membatalkan poin untuk Indonesia saat skor 20-20. Wasit menyatakan raket Hendra mengenai kok yang sebenarnya jatuh di luar lapangan.

    “Wasit menyatakan itu kena raket saya, tapi saya sama sekali tidak merasa hal itu,” ujar Hendra.

    Sebelum mereka, pasangan ganda campuran M. Rijal dan Debby Susanto juga tampil kurang maksimal dan harus menyerah 21-18, 16-21, 19-21 dari Chan Peng Soon dan Goh Liu Ying.

    M. Rijal mengatakan banyak pukulannya yang tidak efektif, begitu juga dengan pertahanan yang mudah dirobohkan lawan. ¬†“Tadi banyak mati bola memang,” ujarnya.

    Usai laga, Manajer Tim Indonesia Bambang Roedyanto mengatakan hasil imbang tidak terlalu buruk.

    Dia mengakui salah memasangkan Ryan dan Hendra karena mereka sangat tidak kompak. “Sebenarnya, jika lawan Malaysia seri, tidak terlalu jelek juga ya, pertandingan ternyata berjalan sangat ketat,” kata dia.

    Bambang mengatakan sengaja memasang formasi “dadakan” ini untuk melihat kesiapan pemain menjelang Piala Sudirman di Kuala Lumpur, Malaysia, Mei mendatang.

    “Yah tak apa, masih penyisihan Axiata, nanti kalau sudah semifinal, baru nanti kita lihat,” tukasnya.TOR-03

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here