Karateka Indonesia Juara Umum WKF Premier League 1 2013

    0
    977

    JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

    Tim karate Indonesia berhasil  menjadi juara umum di World Karate Federation (WKF) Premiere League yang berakhir Minggu, (23/6) di Istora Senayan, Jakarta dengan perolehan medali 4 emas, 4 perak dan 7 perunggu.

    Indonesia-Juara-Umum-WKF-PrMalaysia menyusul di tempat kedua, dengan raihan 3 emas, 3 perak dan 5 perunggu kemudian diikuti Venezuela di posisi ketiga dengan 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu.
    Hasil ini juga menjadi perolehan terbaik Indonesia di tingkat Premier League serta perbaikan prestasi dari tahun lalu. Sebelumnya raihan terbaik Indonesia pada WKF Premier League 2011 di Turki dengan 2 emas, sementara hasil tahun lalu jauh lebih kecil yakni hanya 1 emas dan 4 perunggu.

    Tiga emas pertama Indonesia dihasilkan di hari pertama, Sabtu (22/6/13), dari nomor kata individu lewat Faizal Zainuddin, lalu dari tim kata putri yang terdiri dari Eva Fitria, Ayu Rahmawati, dan Siti Maryam. Serta, nomor kumite perorangan putra melalui Hendro Salim di kelas dibawah 84 kg putra. Satu tambahan emas kemarin (23/6/2013) disumbangkan Imam Tauhid Ragananda yang turun di kumite kelas -60 kg putra.

    “Tentu senang bisa menyumbang medali emas bagi Indonesia, terutama ini merupakan emas pertama saya di ajang Premier League setelah absen 1,5 tahun karena cedera rahang. Ini jadi emas kelima bagi saya di kejuaraan karate internasional,” ujar Imam usai pertandingan.

    Sayangnya satu emas melayang di nomor kata beregu putra, yang selama ini merupakan andalan Indonesia. Juara bertahan Aswar, Faizal, dan Fidelys Lolobua justru gagal kembali mempersembahkan medali karena kurang power dan sinkronisasi gerakan. Nomor ini akhirnya hanya mendapatkan medali perak dari Giovanni Indra, Irvan Ramadhan, dan Sandi Wirawan. Trio karateka muda Indonesia ini masih kalah dari Malaysia, yang diperkuat Leong Theng, Leong, dan Lim.

    Pada hari terakhir kemarin, selain Imanm, dua medali perak dari Srunita Sari di Kumite kelas -50 kilogram, Wiwi Pertiwi di Kumite kelas -68 kilogram, serta dua medali perunggu dari Nurhadiyanti Fitianingsih (Kumite – 65 kilogramg) dan Caesar George (Kumite +84 kilogram) menambah peroleh medali Indonesia hingga tidak bisa dikejar 26 negara peserta lainnya.

    Raihan empat emas tersebut, menurut Ketua umum PB Forki, Hendardji Supandji, diluar dugaan, karena awalnya PB Forki hanya menargetkan menyamai prestasi yang pernah diraih sebelumnya yakni satu medali emas. “Sayangnya, di kata beregu putra kita gagal mempertahankan emas. Tapi secara keseluruhan hasil ini merupakan peningkatan yang signifikan dari para atlet, khususnya karateka muda,” ucapnya.

    Kendati hasilnya melebihi target, namun Hendardji berharap para karateka Indonesia tidak cepat puas diri dengan hasil tersebut. “Kalau puas kita akan lengah dan itu akan jadi kelemahan kita, ini akan tetap kita evaluasi untuk meningkatkan kualitas atlet yang di beberapa segi terlihat masih kurang,” katanya menambahkan.

    Hasil WKF kali ini akan menjadi seleksi akhir tim inti yang akan dipersiapan untuk SEA Games 2013 Myanmar pada akhir tahun ini. Hasil akhir tim pelatnas ini nantinya akan dikurangi dari 36 orang menjadi 23 karateka yang turun di 17 kelas berbeda pada SEA Games nanti.TOR-02

     

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here