Kekuatan Tuhan Iringi Kemenangan Chelsie di Babak 7

    0
    480

    JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

    Luar biasa, itulah kalimat yang pantas dialamatkan kepada  pecatur putri masa depan Indonesia WIM Chelsie Monica Sihite saat membukukkan kemenangan mengejutkan atas IM Sophie Millet di babak ke-7 Women International Tournament pada ajang Japfa Chess Festival 2013 di Gedung Serbaguna Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (17/43) malam.

    Dengan posisi bangunan caturnya sudah diambang kekalahan, Chelsie seperti mendapatkan sebuah keajaiban untuk memenangkan pertarungan melawan pecatur Prancis berambut pirang itu.

    Pertarungan Chelsie dan Sophie sejak awal memang sudah menyita perhatian para penonton yang umumnya peserta turnamen Japfa Chess Festival. Duel itu  paling alot di babak ketujuh karena memakan waku hampir 4 jam. Bahkan pada langkah ke-30, saat giliran Sophie Milliet melangkah, pertarungan sempat stag cukup lama.

    Chelsie pun tak kuasa menahan tangisnya. Sembari memeluk dan mencium sang ibu yang selalu setia mendampinginnya, Chelsie mengatakan kemenangannya atas Sophie ini berbau keberuntungan.

    Bahkan dengan jujur ia mengakui, ada kekuatan Tuhan mengiringi kemenangannya itu.’’Jujur saya akui, hanya kekuatan Tuhan yang membuat saya bisa menang. Betapa tidak, posisi bangunan catur saya sudah di ambang kekalahan. Di situ saya berdoa kepada Tuhan, ya Tuhan, berikanlah kekuatan kepada saya untuk menerima kekalahan  ini dengan jiwa besar,’’kata Chelsie.

    Pengamat catur yang juga Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) PB.Percasi, Kristianus Lim mengatakan kunci kemenangan Chelsie adalah keuletan dan kesabarannya meladeni permainan lawan.

    ‘’Keuletan dan kesabarannya itulah yang membuat lawan frustrasi sehingga kalah. Sophie mungkin berfikir bahwa Chelsie tak mudah dikalahkan meski posisi bangunan caturnya unggul jauh. Dan kenyataannya begitu,’’kata Kris.

    Kemenangan mengejutkan di babak ke-7 ini membuat peluang  Chelsie  meraih norma WGM cukup terbuka. Chelsie yang sebelumnya meraih hasil remis melawan pecatur Rumania WGM Alina L`Ami pada babak keenam yang dimainkan pada pagi hari itu, kini mengemas total 4 poin.

    Dengan hasil itu, Chelsie masih harus meraih minimal 2,5 poin dari tiga babak pertandingan yang tersisa. Artinya pada tiga pertandingan sisa itu dia tidak boleh kalah atau paling tidak hanya sekali remis jika ingin meraih norma WGM.

    =Pupus Harapan Medina=
    Sementara itu, harapan Medina meraih GMW lewat turnamen internasional wanita Japfa Chess Festival ini pupus.Kepastian Medina menguburkan impiannya meraih gelar WGM itu setelah  pada babak keenam dia dikalahkan pecatur Prancis WIM Sophie Milliet.Medina menyerah pada langkah ke-74 dengan pembukaan Sisilia Swesnikov.

     

     

     

    Pada babak ke-7, Medina berhasil mengalahkan WIM Natacha Benmesbah. Namun tambahan satu poin itu tidak mampu menolong Medina untuk bisa meraih target 6,5 poin dengan tiga babak yang tersisa. Dari tujuh babak yang telah dimainkan, Medina hanya mengumpulkan 3 poin atau di urutan kelima, sedangkan Natacha tetap dengan 2 poin di posisi buncit.

    Sementara pecatur asal Romania, WGM Alina L’Ami sukses menambah satu poin, setelah mengalahkan WGM Yulia Kotchetkova (Slovakia). Dengan hasil itu, kini empat pecatur bertengger di posisi teratas dengan raihan 4 poin. Mereka adalah Chelsie Monica Sihite, Sophie Milliet, Alina L’Ami, dan Yulia Kotchetkova.

    Medina sendiri meski terlihat sangat kecewa, mengaku sudah mengerahkan seluruh kemampuannya. Ia menegaskan, untuk meraih impin itu memang tak mudah.

    Dengan kegagalannya ini, Medina juga gagal memecahkan rekor WGM Irene Kharisma sebagai peraih WGM termuda.

    Medina bertekad dan masih menyimpan ambisi untuk mewujudkan impiannya itu di turnamen internasional di Hongaria, Mei mendatang.

    Medina mengaku telah mengevaluasi penampilannya bersama Pelatih asal Kazakstan Rustum Kusnutdinov. Dari evaluasi itu pelatih menilai, ia bermain terlalu optimis dan terkesan selalu memaksakan diri untuk meraih kemenangan pada partai-partai yang dianggap bisa berakhir draw. Alhasil, permainan Medina kurang tenang dan fokus sehingga ia harus kalah di beberapa laga penentuan itu.

    “Ini pelajaran bagi saya untuk bermain lebih baik lagi di event-event mendatang,” tandas Medina.

    Menurut rencana, lanjutan babak kedelapan, Kamis (18/4) pagi, akan mempertemukan WGM Alina L’Ami vs WIM Sophie Milliet, WIM Chelsie Monica Sihite vs WIM Natacha Benmesbah, dan WIM Medina Warda Aulia vs WGM Yulia Kotchetkova.TOR-02

     

     

     

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here