Menpora: SUGBK Milik Bersama

    0
    388

    JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

    Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) angkat bicara mengenai kisruh antara MyEvent dan BNI terkait hak guna Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk laga antara Chelsea melawan Indonesia All-Stars. Menpora secara tegas mengatakan SUGBK adalah milik bersama jadi tak perlu harus digembok.

    menpora1Permasalahan antara keduanya bermula saat BNI memutus sepihak kerja sama dengan My Event selaku promotor pertandingan Chelsea melawan Indonesia All-Stars. Sebagai gantinya, BNI menunjuk Nine Sports. Permasalahannya saat ini MyEvent masih memegang hak guna penyewaan SUGBK dari tanggal 23 hingga 25 Juli, atau saat pertandingan digelar.

    Dalam pertemuan terakhir MyEvent dengan BNI pada 28 Juni lalu, telah tercapai kesepakatan tentang nilai kompensasi peralihan promotor. Namun, hingga tiga hari jelang pertandingan, COO (Chief Operating Officer) MyEvents, Tio Nugroho, menegaskan BNI belum memenuhi perjanjian yang telah disepakati. Hal itu membuat kubu MyEvent berang dan mengancam menggembok SUGBK sebelum laga berlangsung.

    “Saya berterimakasih kepada Mahaka Nine Sport dan sponsor lain yang sudah mengundang Chelsea. Pemerintah hanya bertugas memberi jalan, seperti saaat KNVB dulu. Saya juga datang langsung ke Den Haag. perkara yang mendatangkan itu nanti sponsor, Pemerintah tidak boleh ikut dalam manajemennya,” tegas Menpora, Rabu (24/7/2013) malam WIB.

    “Harapan saya, promotor bersatulah. Jangan main gembok-gembokan. Ada gembok, ada kuncinya mas,” Menpora melanjutkan.

    Kubu MyEvent memberikan tenggat waktu hingga pukul 00:01 dinihari WIB bagi BNI untuk memberikan kepastian terkait pembayaran uang muka sewa SUGBK. Bahkan, MyEvent sudah mengirimkan surat kepada Kementerian Sekretaris Negara (Mensesneg), selaku pengelola SUGBK, untuk menekan BNI agar segera menyelesaikan permasalahan ini.TOR-03

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here