PASANGAN TONY GUNAWAN/HALIM HARYANTO Oleh : Indra Efendi Rangkuti.

0
12

Indra Efendi Rangkuti Adalah Pemerhati Olahraga, tinggal di Medan Sumut

Dunia Bulutangkis Indonesia Pernah Memiliki Ganda Putra Tangguh Yang Berjaya Pada Akhir Dekade 90-an Dan Awalati 2000-an. Pasangan Tersebut Adalah Tony Gunawan/Halim Haryanto.

Bahkan Pada 2001 Tony/Halim Bersama Rekannya Candra Wijaya/Sigit Budiarto Adalah Pasangan Terkuat Dunia.Keduanya Silih Berganti Menjadi Juara Di Turnamen – Turnamen Yang Mereka Ikuti.

Tony Gunawan Kelahiran 9 April 1975 Awalnya Dipasangkan Dengan Rudi Wijaya.Sempat Berkibar Pada 1995 Ketika Menaklukkan Seniornya Yang Juga Ganda Terbaik Dan Terkuat Dunia Saat Itu Ricky Subagja/Rexy Mainaky Di Indonesia Open 1995

Namun Kemudian Penampilan Mereka Kerap Turun Naik.Tony Kemudian Diduetkan Dengan Victo Wibowo Pada 1997. Sempat Berkibar Dengan Menjuarai Polish Open 1997 Dan French Open 1997 Namun Kemudian Bubar Karena Victo Wibowo Mundur Dari Pelatnas Pada Akhir 1997.

Halim Haryanto Kelahiran 23 September 1976 Awalnya Diduetkan Dengan Davis Efraim. Meski Dianggap Punya Prospek Dengan Tampil Bagus Di Berbagai Turnanen Namun Pasangan Ini Kerap Tidak Konsisten Dalam Prestasi.

Seusai Thomas Cup 1998 Dimana Indonesia Sukses Menjadi Juara, Pelatih Ganda Putra Herry I.P Bersama Direktur Pelatnas Christian Hadinata Memutuskan Menduetkan Tony Gunawan Dengan Halim Haryanto. Dan Ternyata Duet Ini Tampil Yahud. Tony Yang Jago Placing Dan Permainan di.Depan Net Tampil Klop Dengan Halim Yang Jago Main Di Belakang Dengan Power Yang Kuat Dan Smash Mematikan.

Keduanya Segera Mencuri Perhatian Dengan Kesuksesan Menjuarai Malaysia Open Dan Brunei Open 1998 Dan Kerap Menembus Final. Sayang Disaat Sedang “Berkibar” Pasangan Ini Harus Bubar. Sigit Budiarto Tersandung Kasus Doping Usai Menjuarai Singapore Open 1998 Dan Diskorsing Oleh IBF. Akhirnya Untuk Proyeksi “Emas Olimpiade Sidney 2000” Tony Gunawam Diduetkan Dengan Candra Wijaya.

Keduanya Sempat Berduet Di Copenhagen Master 1997 Dimana Mereka Sukses Menjafi Juara Dan All England 1998 Dimana Mereka Menjadi Runner Up. Dan Ketika Kembali Diduetkan Keduanya Tampil Klop Dengan Menjuarai Hongkong Open 1998. Akhirnya Duet Candra/Tony Sukses Menjadi Juara All England 1999 Dan Turnamen Turnamen Bergengsi Lainnya Sepanjang 1999 Hingga 2000.Dan Menduduki Peringkat Satu Dunia. Puncaknya Keduanya Sukses Meraih Medali Emas Olimpiade Sidney Tahun 2000.

Halim Sendiri Walau Sempat Kecewa Namun Dengan Sportif Menerima Keputusan Ini.Halim Kemudian Diduetkan Dengan Sigit Budiarto Usai Sigit Bebas Dari Skorsing.

Keduanya Juga Tampil Meyakinkan Sepanjang 1999-2000. Sempat Menjuarai Belanda Open 2000 Namun Akhirnya Sigit/Halim Gagal Merebut Tiket Lolos Ke Olimpiade 2000.

Seusai Olimpiade 2000 Akhirnya Herry I.P Mengambil Keputusan Menduetkan Kembali Candra Dengan Sigit Dan Tony Dengan Halim. Walau Sempat Dikritik Karena Candra/Tony Sedang “On Fire”

Namun Keputusan Tersebut Ternyata Berbuah Manis. Kedua Pasangan Ini Tampil Trengginas Sepanjang 2001 Dengan Kerap Bergantian Menjadi Juara.

Bahkan Keduanya Kerap Tampil Bersama Di Final. Tony/Halim Bahkan Sukses Menjadi Juara 2 Turnamen Bergengsi Yaitu All England Dan Kejuaraan Dunia 2001 Serta Singapore Open 2001.

Di All England Tony/Halim Jadi Juara Usai Menaklukkan Candra/Sigit Dan Di Kejuaraan Dunia Menaklukkan Ganda Kuat Korsel Ha Tae Kwon/Kim Dong Moon. Namun Seperti Halnya Tahun 1998,Duet Tony/Halim Yang Sedang On Fire Harus Bubar.

Usai SEA Games 2001 Tony Gunawan Memutuskan Mundur Dari Pelatnas Untuk Melanjutkan Studi Sekaligus Berkarir Ke Amerika Serikat. Halim Walau Sedikit Kecewa Tapi Menerima Keputusan Rekannya Itu.

Halim Kemudian Diduetkan Dengan Pemain Ganda Campuran Tri Kusharyanto Dan Berperan Besar Membawa Indonesia Meraih Juara Thomas Cup 2002. Keduanya Juga Sempat Melejit Dengan Tampil Meyakinkan Di Berbagai Turnamen.

Tony Gunawan Sendiri Sempat Menjadi Juara Kejuaraan Dunia 2005 Berduet Dengan Howard Bach Dengan Panji Amerika Serikat Setelah Menaklukkan Candra Wijaya/Sigit Budiarto Di Final.

Setelah Tri Kusharyanto Memutuskan Fokus Di Ganda Campuran Sejak 2003,Halim Sempat Bergonta Ganti Pasangan Mulai Dari Luluk Hadiyanto,Alven Yulianto,Nova Widhianto Dan Terakhir Candra Wijaya.

Seusai Gagal Meraih Tiket Lolos Olimpiade Athena 2004 Bersama Candra Wijaya Dan Tampil Membela Jawa Barat Di PON 2004 Halim Memutuskan Mundur Dari Pelatnas Untuk Menyusul Tony Gunawan Hijrah Ke Amerika Serikat. Disana Halim Sempat Berkarir Sebagai Pemain.

Berduet Kembali Dengan Tony Gunawan,Keduanya Sempat Menjuarai German Open 2005,Chinese Taipei Open 2005 Dan USA Open 2006. Bahkan Pada 2008 Halim Sempat Tampil.Menjadi Juara Ganda Campuran USA Open 2008 Berduet Dengan Peng Yuh. Seusai Mundur Sebagai Pemain Tony Dan Halim Kini Menekuni Dunia Kepelatihan Di Amerika Serikat.

Itulah Kiprah Singkat Pasangan Tony Gunawan/Halim Haryanto Yang Pernah Membawa Kejayaan Bulutangkis Indonesia Di Pentas Bulutangkis Dunia ????????????????????????????????????????

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here