Pemborosan Uang Negara Jika Rapat Anggota KONI Melibatkan KONI Kotamadya/Kabupaten

    0
    395

    rapat anggota koniJAKARTA-(Tribunolahraga.com) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) diminta untuk tidak membiayai Rapat Anggota KONI yang menurut rencana digelar di Jakarta Hilton Convention Centre (JHCC) Jakarta, 10-11 Maret 2014, bilamana mengundang KONI Kabupaten/Kotamadya. Pasalnya, dalam AD/ART KONI jelas disebutkan anggota KONI itu hanya induk organisasi (PB/PP) dan KONI Provinsi.

    “Kalau Rapat Anggota dihadiri KONI Provinsi dan PB/PP tidak masalah toh yang menjadi anggota KONI kan PB/PP dan KONI Propinsi. Namun, jika melibatkan KONI Kabupaten/Kotamadya yang tidak tercatat dalam AD/ART KONI sebaiknya Kemenpora tidak membiayainya,” kata Praktisi Hukum Olahraga Haryo Yuniarto di Jakarta,Jumat (14/2/2014).

    Menurut Haryo, jika Kemenpora membiayai Rapat Anggota tersebut berarti jelas melanggar aturan perundang-undangan dan AD/ART KONI. “Masak APBN dipakai untuk mendukung pelanggaran terhadap aturan perundangan-undangan,” katanya.

    “Ini jelas pemborosan biaya dan patut dipertanyakan .selain itu juga kehadiran mereka tidak ada manfaatnya karena KONI Provinsi sudah mewakilinya. Lebih baik kan dana APBN itu digunakan untuk peningkatan prestasi atlet,” tambahnya.

    Dalam UU SKN NĂ³mor 3 Tahun 2005 pada pasal 71 ayat 1 disebutkan pengelolaan dana keolahragaan dilakukan berdasarkan pada prinsip keadilan, efisiensi, dan akutansi publik. “Bagaimana mana mau efisien kalau Rapat Anggota mengundang begitu banyak peserta,” tandasnya.
    Sebelumnya, Sekjen KONI Pusat Hamidy membenarkan Rapat Anggota KONI tersebut mengundang KONI Kabupaten/Kotamadya. “Ya, tidak ada masalah kan kita mengundang KONI Kabupaten/Kotamadya,” katanya. TOR-02

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here