Siwo Jaya Ditantang Paskiman di Final Agum Gumelar Cup IX

    0
    330

    JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
    Tim sepakbola Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI DKI ditantang tim Paskiman yang berintikan pemain berprofesi sebagai komedian dan mantan atlet nasional di final Turnamen Sepakbola Piala Agum Gumelar ke-9.

    Kedua tim melaju ke final setel;ah dalam laga yang dimainkan Jumat, (8/1) siang di Lapangan Timnas PSSI Senayan Jakarta mengalahkan lawan-lawannya. Tim SIWO Jaya yang diasuh pelatih Faisal ”Rickard” Kref ini mengalahkan tim Kompresi 1-0 melalui gol Sabeni. Sementara Tim Paskiman menang 2-0 atas tim Selebritis FC

    Laga Siwo Jaya vs Kompresi berjalan seimbang. Siwo Jaya mengandalkan duet striker Sabeni (TV One) dan M Farouk (Lampu Hijau) yang ditopang Iskandar (TV One), Lody Hutabarat (Metro TV), Gery (Trans TV), Sidik (Jawa Pos) di lini tengah, serta Irwan Fahrezi (Antv), Herodom (Adidas), Alvin (TV One), serta Charlie Lopulua (Indo Pos) di lini belakang dan Reno (kiper).

    Di kubu lawan Tim Kompresi tampil dengan duet striker Rendra Sujana dan Rochy Putiray dengan didukung barisan gelandang seperti Imran Nahumarury, Valentino Simanjuntak, Vennard Hutabarat, serta barisan belakang yang diisi Steven, Fauzan Azis, Ronald, dan Sultan, serta kiper Micky Idol.

    Dengan komposisi tim seimbang, laga kedua tim berjalan cukup menarik. Namun di sepanjang babak pertama kedua tim tak mampu mencetak gol, meski puluhan peluang terjadi. Siwo Jaya sendiri terpaksa mengganti kiper utamanya Reno di babak pertama, akibat cedera setelah bertabrakan dengan pemain Kompresi. Posisi Reno digantikan Fahrizal.

    Laga kembali sengit di babak kedua. Lagi-lagi sulit menebak tim mana yang bakal keluar sebagai pemenang. Tekanan silih berganti pun dilakukan kedua tim. Siwo Jaya akhirnya mampu memecah kebuntuan di pertengahan babak kedua. Berawal dari umpan Satria (Vivanews.com), bola lambung berhasil ditanduk Sabeni untuk menjebol gawang Kompresi. Skor berubah 1-0 untuk Siwo Jaya.

    Tim Kompresi berpeluang menyamakan kedudukan setelah Satria melanggar Rochy Putiray di kotak terlarang. Wasit Adung pun langsung menunjuk titik putih. Sayang, Vennard Hutabarat yang bertugas menjadi eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik, setelah tendangannya mampu ditepis Fahriza.

    Skor 1-0 pun tidak berubah sampai laga 2X35 menit usai.

    Manajer Tim Siwo Jaya Ria Handayani mengaku terkejut dengan keberhasilan timnya. Menurutnya, ia sempat pesimistis membawa Siwo Jaya ke final Agum Gumelar Cup IX, melihat materi pemain tim Kompresi. Maklum tim Kompresi diperkuat beberapa mantan pemain nasional seperti Rochy Putiray, Yeyen Tumena, Imran Nahumarury, dan Vennard Hutabarat.

    “Ini tentu saja suprise buat saya. Mengalahkan Kompresi dengan pemain-pemain bintangnya adalah capaian yang menggembirakan. Untuk itu saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada para pemain,” ujar Ria.

    Kendati demikian, Ria mengingatkan Iskandar dkk agar tidak cepat berpuas diri. Maklum, besok, Sabtu (10/1) di tempat yang sama, Siwo Jaya akan bertarung di final melawan tim Persatuan Artis Komedi Seluruh Indonesia (Paski) dan Mantan Atlet Nasional (Man), yang di semifinal mengalahkan Selebritis FC juga dengan skor 1-0, melalui gol tunggal mantan sprinter nasional Suryo Agung.

    “Final pasti akan berat. Paski-Man tim kuat. Ada nama-nama tenar juga di sana. Sebut saja Rico Ceper, Taufik Hidayat, Nova Widianto, Sigit Budiarto, Suryo Agung. Meski bukan dari atlet sepak bola, mereka juga memiliki keterampilan olah bola mumpuni, disamping fisiknya yang masih oke. Untuk itu, kami harus fokus dan tampil lebih baik lagi di final besok,” pungkas Ria.

    Sebelum dua laga penyisihan itu, lebih dulu dilakukan seremoni pembukaan Agum Gumelar Cup IX. Pembukaan itu langsung dilakukan oleh si empunya acara yaitu mantan Ketua Umum KONI dan PSSI, serta mantan Menteri Perhubungan dan Menko Polkam Republik Indonesia, Agum Gumelar.

    Hadir dalam pembukaan itu, Ketua Umum KOI Rita Subowo, Direktur Pengelolaan dan Pengembangan Gelora Bung Karno yang juga Ketua SIWO Pusat Raja Parlindungan Pane, wartawan senior M Nigara, serta beberapa artis top nasional seperti Gading Martin, Ibnu Jamil, Ben Kasyafani, Kadir, Tarsan, Jarwo Kwat, Komeng, Pak Ogah, dan lain-lain.

    Dalam sambutannya Agum berharap turnamen tahun ini berjalan lancar dan lebih sportif. “Tentunya harus lebih sportif dan bisa menjadi ajang silaturahmi, sesuai dengan misi kejuaraan ini. Untuk itu saya meminta untuk seluruh tim untuk benar menjaga semangat sporitivitas dan fair play tersebut,” ujar Agum TOR-06

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here