Tono Yakin Suatu Saat Catur Indonesia Lebih Mendunia

    0
    344

    JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
    Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman meyakini suatu saat catur Indonesia akan lebih mendunia. Keyakinan Tono itu didasarkan pada kinerja Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB.Percasi) yang sangat aktif menggelar turnamen baik yang bersifat, nasional, regional maupun internasional.
    Bahkan Percasi di bawah kepemimpinan Hashim Djojohadikusumo pun diakui Tono semakin memperlihatkan kemajuan yang luar biasa. Organisasi yang solid dan kompak dipastikan akan melahirkan out put yang bagus dan itu sudah dibuktikan oleh PB.Percasi.
    Pernyataan Tono itu disampaikan kepada wartawan seusai membuka secara resmi Japfa Chess Festival ke-9 2014 di Gedung Serba Guna Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Senin, (21/4).
    Tono yang juga mantan Pangadam VI Tanjungpura (Kalimantan) ini memuji langkah Percasi yang konsisten menggelar even catur di tanah air.’’Saya kira ini suatu langkah positif yang semestinya ditiru oleh cabang olahraga lainnya,’’papar pensiunan Jenderal Bintang Dua itu.
    Lebih jauh Tono mengatakan, catur olahraga sangat strategsi untuk pembinaan sumber daya manusia (SDM). Pasalnya, catur itu identik dengan intelektual atau kecerdasan. Tono kemudian menyebutkan kata ‘’CATUR’ itu kepanjangan dari (C) Cerdas, (A) Akurat, (T) Tekun, (U) Ulet dan ® Rajin).
    Jika filosofi CATUR ini menjadi roh para atlet, menurut Tono, catur bukan hanya mengejar prestasi juga mampu menciptakan manusia yang cerdas, akurat, tekun, ulet dan rajin dalam segala hal.

    Sementara itu Deputy Head of Corporate Finance PT Japfa Compeed Tbk. Putut Djagiri mengatakan pada JAPFA Chess Festival yang sudah kesembilan kalinya digelar ini, pihaknya ingin lebih meningkatkan kualitas turnamen.
    “Di tahun-tahun mendatang kami berupaya lebih banyak lagi mendatangkan pecatur berkualitas. Karena kami juga ingin para pecatur kita harus menjadi hebat dari JAPFA Chess Festival ini,” harap Putut.

    Hal senada juga diakui Wakil Ketua Umum I PB Percasi Utut Adianto. Menurut Utut yang juga Wakil Ketua Fraksi Komisi X DPR RI ini, setiap tahun ada inovasi yang dilakukan PB Percasi dalam menggelar JAPFA Chess Festival. Kalau tahun lalu, targetnya mendorong Medina Warda Aulia meraih gelar WGM, tahun ini, justru fokusnya meningkatkan kualitas pecatur putra untuk bisa meraih gelar GM.

    “Tiga tahun lalu fokus kita di wanita, maka tahun ini gantian kita dorong pecatur pria. Kita memiliki dua pecatur muda penuh bakat yaitu FM Muhammad Luthfi Ali dan IM Farid Firmansyah yang tampil di nomor kelas AntarGM. Tujuannya, agar mereka bisa meraih gelar GM di kemudian hari. Sementara kenapa Cerdas Barus masih kita turunkan, karena kami ingin gelar GM-nya bisa lebih mantap,” tutur Utut.

    Alasan itu pula yang membuat Percasi tidak menurunkan GM Susanto Megaranto. “Kita memberi kesempatan pada yang muda. Apalagi Santo sudah memiliki target di turnamen lain dan akan bermain di kelas open,” tambah Utut yang juga politisi dari PDIP ini.
    JAPFA Chess Festival 2014 yang mulai digelar di Gedung Serba Guna Senayan, Jakarta, Senin (21/4/2014) diikuti sebanyak 600 pecatur. TOR-02

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here