Jalan Terjal Menuju Kejuaraan Dunia Maroko

0
46

 

Oleh : Bert Toar Polii

Tanggal 7 dan 8 Juni nanti 4 tim nasional bridge Indonesia berangkat menuju Hongkong.

4 tim nasional yang terdiri dari Open, Woman, Mixed dan Senior team akan mengikuti The 53rd Asia Pacific Bridge Federation (APBF) Championship yang akan berlangsung di Hotel Crowne Plaza Kowlon East pada tanggal 8-17 Juni 2023.

Keempat timnas ini akan berangkat dua kloter, tim nasional Open dan Senior yang dibiayai oleh Djarum Bridge Club berangkat dengan Singapore Airlines pada tanggal 7 Juni pukul 14.10 dan tiba di Hongkong tengah malam,

Sementara itu dua tim lagi Ladies dan Mixed menggunakan Chatay Pacific tanggal 8 pukul 24.05 dan akan tiba paginya di Hongkong.

Pada tanggal 8 Juni memang belum ada pertandingan, hanya acara rapat teknik, upacara pembukaan dan delegate’s meeting.

Pertandingannya sendiri baru dimulai tanggal 9 Juni. Target berbeda ditetapkan untuk keempat tim ini. PB Gabsi mentargetkan dua medali emas dari tim putri dan seperti yang mereka raih terakhir pada The 4th Asia Cup tahun 2022 di Jakarta.

Sementara untuk Open dan Senior ditargetkan untuk lolos ke Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung di Maroko pada tanggal 20 Agustus – 2 September 2023.

Walaupun keempat tim ini terbagi 2 kloter, tapi semuanya bertanding atas nama Indonesia dan didaftarkan secara resmi oleh PB Gabsi.

Pertandingan di Hongkong sendiri akan berlangsung dua tahap. Tahap pertama adalah APBF Championship yang akan memperebutkan :
1. Rebullida Cup Open Team
2. President’s Cup Ladies Team
3. Patrick Choy Cup Mixed Team
4. Michael Bambang Hartono Cup Senior Team.

Tahap pertama akan berlangsung tanggal 9-15 Juni dengan bermain double round robbin atau triple round robbin tergantung jumlah peserta. Karena di open team ada 13 negara peserta mereka akan bermain double round robbin.

Hal yang sama juga berlaku untuk Woman team 11 peserta dan Mixed Team 12 peserta..Untuk senior team yang diikuti 8 peserta akan bermain triple round robbin.

Pemenang 1-3 APBF Championship ditentukan pada tahap ini. Semua peserta termasuk peserta tamu Australia, India dan Selandia Baru berhak menjadi pemenang.

Juara 1 tahap ini diluar Australia, India dan Selandia Baru otomatis menjadi wakil pertama zone VI APBF untuk mengikuti Kejuaraan Dunia di Maroko.

Untuk diketahui, dari Zone VI ada jatah 3 negara di masing-masing 4 nomor yang dipertandingkan.

Selanjutnya tahap kedua pada tanggal 16-17 Juni 2023 diadakan Kejuaraan Pasangan. Selain kejuaraan pasangan ada babak knock-out untuk menentukan wakil kedua dan ketiga zone VI APBF yang bisa ikut Kejuaraan Dunia di Maroko.

Peringkat 2-5 dari Zone VI atau diluar Australia, India dan Selandia Baru berhak mengikuti tahap kedua. Dengan aturan sebagai berikut, pada tanggal 16 Juni peringkat 2 akan berhadapan dengan peringkat 3 demikian juga peringkat 4 akan berhadapan dengan peringkat 5.

Pemenang duel peringkat 2 vs 3 otomatis menjadi wakil kedua Zone VI APBF. Untuk wakil ketika akan ditentukan oleh yang kalah dari wakil kedua berhadapan dengan pemenang peringkat 4 vs 5.

Pemenangnya menjadi wakil ketiga zone vi. Babak KO tahap dua ini berlaku untuk 4 nomor pertandingan.

Melihat nama-nama peserta yang ikut keempat timnas kita akan menghadapi jalan terjal karena persiapan peserta dari luar sdh dilakukan jauh sebelumnya.

Persiapan yang mereka lakukan terutama menunju Asian Games 2022 di Hangzhou, China pada tanggal 23 September – 8 October 2023.

Selain itu persiapan kita juga sempat terkendala karena Pelatnas untuk putri dan mixed sempat terhenti.
Selain itu terjadi perubahan di tiga tim Ladies, Mixed dan Senior.

Di Senior team, Bambang Hartono dan Denny Sacul berhalangan ikut diganti dengan Harsudi Supandi dan Belly Rumengan.

Sementara itu di Ladies team masuk pasangan baru Monica Ayu Triana/Fransisca Tri Martanti yang menggantikan Roro Tungga Dewi/Elsya Sakti Ningtyas. Awalnya Roro berpasangan dengan Rahma Shaumi.

Di Mixed team juga ada sedikit perubahan dimana Robert Parasian yang awalnya bermain dengan Elsya diganti berpasangan dengan Rahma.

Semoga pergantian ini bisa memperkuat tim.
Susunan tim Indonesia :
Open Team : PC Paulus Sugandi
Pemain, Paulus Sugandi, Jemmy Bojoh, Stefanus Supeno, Leslie Gontha, Agus Kustrijanto dan Anthony Soebroto
Woman Team : NPC Syahrial Ali
Pemain, Fera Damayanti, Riantini, Conny F Sumampouw, Rury Andhany, Monica Ayu Triana dan Fransisca Tri Martanti.

Mixed Team : NPC Syahrial Ali
Pemain, Lusje O Bojoh, Kristina Wahyu Murniati, Rahma Shaumi, Taufik G Asbi, Robert Parasian dan Noldy George.

Senior Team : PC Bert Toar Polii
Pemain, Bert Toar Polii, Tanudjan Sugiarto, Harsudi Supandi, M Apin Nurhalim, Sugeng Triworo dan Belly Rumengan.

Official yang mendampingi Beni J Ibradi, Verry Pangkerego yang sekaligus akan mewakili PB Gabsi untuk mengikuti Delegate’s Meeting APBF yang akan berlangsung tanggal 8 Juni.

Selain itu Handojo Susanto, Kamto yang khusus mendampingi tim Open dan (Penulis adalah pemain bridge nasional).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here