Judo Indonesia Berduka, Mantan Judoka Nasional Raymond Rochili Meninggal

0
24

JAKARTA -(TribunOlahraga.id)

Olahraga Indonesia khususnya judo berduka, mantan judoka nasional era 1970-an meninggal dunia pada Rabu, (8/3/2023) pukul 04.46 pagi WIB di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur Jawa Barat.

Almarhum Raymond meninggal dalam usia 66 tahun karena sakit.

Ketika menjadi atlet judo, Raymond pernah membela tim judo Indonesia di SEA Games 1977 Kuala Lumpur, Malaysia.

Namun cedera permanen pada pinggangnya memaksa Raymond pensiun lebih awal sebagai atlet.

Setelah pensiun sebagai atlet, Raymond masih tetap berkecimpung di olahraga judo.

Pria bertubuh atletis itu pernah menjadi pengurus judo baik di tingkat Pengprov PJSI DKI maupun Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB.PJSI).

Bahkan hingga akhir hayatnya Raymond menjadi Presiden Komisaris Indonesian Judo Community (IJC).

Raymond dikenal sangat kritis terhadap kondisi prestasi.judo Indonesia yang menurutnya semakin menurun.

Kerap kali kritikannya yang tajam dan pedas itu membuat merah kuping para pengurus di PB PJSI.

Bersama juniornya Arnold Silalahi yang juga menjadi Presiden IJC, Raymond punya impian besar ingin melahirkan judoka handal yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Meninggalnya Raymond kontan saja membuat Arnold merasa sangat kehilangan seorang figur yang punya komitmen kuat membangun judo Indonesia ke arah lebih baik.

Dalam akun Facebook nya Arnold mengaku bahwa almarhum Raymond sudah menjadi bagian keluarganya.

“Bagi saya Om Ray (begitu Arnold memanggil Raymond) sudah seperti kakak, senior.Saya selalu merindukan sosok seperti Om Ray,”kata Arnold yang juga atlet judo itu.

Ia mengaku masih banyak proyek atau program yang belum diselesaikan bersama almarhum Raymond Rochili.

“Untuk itu saya berjanji akan menyelesaikan semua cita-cita Om Ray untuk membangun judo di Indonesia,” tambahnya.

*Menunggu Kedatangan Istri Dari Ibadah Umroh*

Sementara itu rencana pemakaman almarhum Raymond Rochili masih menunggu kedatangan istri tercinta yang sedang dalam perjalanan kembali ke tanah air seusai menjadi ibadah umroh.

Menurut salah satu pengurus IJC, Maya, istri almarhum diperkirakan akan tiba di Jakarta sekitar pukul 17.00 WIB.

“Jadi belum bisa dipastikan kapan akan dimakamkan karena masih menunggu kedatangan istri almarhum,” tutup Maya.

Almarhum akan dimakamkan di Cipanas dekat rumahnya.TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR